DANKOHARMATAU PIMPIN SERTIJAB DANDEPOHAR 60
Komandan Koharmatau Pimpin Langsung Sertijab Dandepohar 60 Dalam suasana penuh khidmat dan sema...
ContinueKabar terbaru seputar kegiatan Depohar60 bersama masyarakat dan dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.
Komandan Koharmatau Pimpin Langsung Sertijab Dandepohar 60 Dalam suasana penuh khidmat dan sema...
Continue
Berdasarkan Surat Keputusan Kasau nomor Kep/4/II/1998 tanggal 3 Februari 1998 tentang Pokok-pokok Organisasi dan Prosedur Kotama Fungsional TNI AU Koharmatau yang berlaku efektif mulai tanggal 1 April 1998 disusul dengan Radiogram Komandan Koharmatau nomor TK/P-531/1998 tanggal 27 Mei 1998 tentang perubahan sebutan Organisasi dan Jabatan dilingkungan Depo-depo Jajaran Koharmatau, maka mulai saat itulah Deposenmu 60 diganti namanya menjadi Depo Pemeliharaan 60. Nama-nama satuan dibawah di Depohar 60 juga berubah namanya menjadi: Satuan Pemeliharaan 61, Satuan Pemeliharaan 64, Satguddiaansen 62, Satguddiaanmu 63 dan Satlabmes 65. Depohar 60 tetap berkedudukan di Lanud Iswahjudi Madiun. Pada saat terjadi pergantian nama menjadi Depohar 60, Komandan Depohar 60 masih tetap dijabat oleh Kolonel Tek Jumingan. Setelah berganti namanya menjadi Depohar 60 terjadi penyelarasan tugas Depohar 60 yang tertuang dalam Pokok-pokok Organisasi dan Prosedur Kotama Fungsional TNI AU Koharmatau yang baru...
Pada tahun 1961 telah datang persenjataan dari Negara Rusia berupa Rudal KS (Kometo Systema) sebanyak 50 Unit bersamaan dengan pesawat TU-16 KS. Rudal jenis KS RD-500K yang mempunyai daya dorong engine turbojet ini dilengkapi Radar, Auto Pilot 5 dan Warhead seberat 1.250 Kg. Rudal KS dipasang di pesawat TU-16 KS dengan berat total kurang lebih 3 Ton, Rudal ini berbahan bakar avtur makasimal 1.500 Ltr. Melihat banyaknya Alutsista baru yang masuk ke Negara Republik Indonesia, TNI AU melaksanakan reorganisasi persenjataan. Hal tersebut dilakukan untuk mencapai efesiensi kerja dan hasil yang optimal dalam mengembangkan kebutuhan persenjataan guna mendukung operasi yang dilakukan oleh TNI AU pada saat itu, maka pada tahun 1962 terjadi perubahan organisasi yang dilakukan antara lain dengan pembentukan:
a. Depo Teknik 005 yang berfungsi sebagai pusat perawatan senjata, berlokasi di Pangkalan Udara Iswahjudi (sekarang ditempati oleh Skatek 042) dengan Komandannya adalah Kapten U...
Sathar 61 adalah satuan pelaksana Depohar 60 yang bertugas melaksanakan pemeliharaan dan perbaikan senjata udara, senjata darat, Penangkis Serangan Udara (PSU) dan External Stores.
Satguddiaansen 62 adalah satuan pelaksana Depohar 60 yang bertugas melaksanakan pembekalan materiel persenjataan tingkat pusat yang meliputi senjata udara, senjata darat dan external stores.
Satguddiaanmu 63 adalah satuan pelaksana Depohar 60 yang bertugas melaksanakan pembekalan materiel amunisi tingkat pusat meliputi amunisi udara, amunisi darat, dan bahan peledak serta roket/rudal.
Sathar 64 adalah satuan pelaksana Depohar 60 yang bertugas melaksanakan dukungan pemeliharaan/ perbaikan dan pemeliharaan dalam penyimpanan matsenmu, pemeriksaan, dan pengujian amunisi serta pemusnahan matsenmu yang dihapuskan.
Sathar 65 adalah satuan pelaksana Depohar 60 dalam pemeliharaan dan perbaikan peluru kendali udara ke udara (air to air), udara ke darat (air to ground) dan darat ke udara (ground to air) serta peralatan pendukung pemeliharaan rudal.
Kumpulan dokumentasi visual dari berbagai kegiatan dan momen berharga.
Kami sangat menghargai setiap masukan dari Anda. Silakan tuliskan saran, kritik, atau ide yang dapat membantu kami menjadi lebih baik.